POLDA METRO JAYA – Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh Polsek Jajaran melakukan sosialisasi antisipasi tawuran di wilayah yang dianggap kerap terjadi aksi tawuran yang dilakukan oleh kelompok remaja maupun kelompok ormas.
Aksi kejahatan jalanan berupa tawuran dan geng motor dinilai sudah sangat memprihatikan, diperlukan peran dan pemahaman masyarakat dilingkungan dalam mengantisipasi dan mencegah sedini mungkin agar tidak ada korban jiwa yang merugikan lingkungan dan keluarga.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan aksi tawuran saat ini merupakan hal luar biasa, harus ada tindakan pencegahan, bahkan untuk melakukan tawuran tersebut mereka sudah janjian melalui media sosial (medsos).
“Antar kelompok ini biasanya sudah janjian lewat medsos untuk tawuran, dan mereka juga telah menyiapkan senjata tumpul, senjata tajam maupun air keras untuk melukai pihak lawan,” kata Zain dalam kunjungan sosialisasi antisipasi tawuran di Balai RW-15 Perumahan Mahkota Simprug, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Selasa (30/5/2023).
Kapolres mengungkapkan, wilayah Ciledug merupakan lokasi yang rawan terhadap aksi tawuran, beberapa peristiwa tawuran terjadi di wilayah perbatasan dan lintasan antara Tangerang Kota, Jakarta Selatan dan Kota Tangerang Selatan ini.
“Aksi tawuran ini tidak mengenal waktu, dilakukan siang maupun malam hari, di jalan umum hingga masuk perkampungan, mereka memvideokan dan mengunggahnya di medsos, tujuannya untuk mendapat pengakuan dan di takuti pihak lawan,” pungkasnya.












Discussion about this post