POLDA METRO JAYA- Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Kepuluan Seribu berhasil mengevakuasi mayat seorang pria tanpa identitas yang mengapung di perairan Pulau Damar.
Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Rizky Dwianto, menjelaskan pria 53 tahun yang berprofesi sebagai pencari cacing itu ditemukan seorang nelayan.
“Jasad korban ditemukan sejak Senin (15/5/2023) setelah mendapatkan informasi dari nelayan yang sedang mencari ikan melihat sesosok mayat di sekitar Pulau Damar,” katanya, Kamis (18/5/2023).
Saat penemuan jasad korban, Satpolair Polres Kepulauan Seribu tidak menemukan identitas. Sehingga jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati.
“Jasad dari mayat tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi oleh Kapal Patroli milik Satpolair Polres Kepulauan Seribu menuju RS Polri Kramat Jati,” kata Rizky.
Dari informasi tersebut, pada Rabu (17/5/2023), tim SAR Bekasi bersama keluarga korban mendatangi RS Polri untuk mencocokan ciri-ciri korban.
“Kami beserta pihak keluarga menuju kamar jenasah, kemudian melakukan pengecekan terhadap ciri fisik dan tanda yang ada pada tubuh korban, dan sudah dipastikan oleh pihak keluarga itu adalah korban yang dicari,” jelas Rizky.
Rizky mengatakan, debit air Kali Bekasi yang cukup tinggi membuat jasad korban terbawa arus hingga sejauh 52 km.
“Korban ditemukan pada radius kurang lebih 52 km dari lokasi kejadian, karena pada saat kejadian debit Kali Bekasi pada saat itu meningkat dan cukup deras, sehingga korban terseret cukup jauh hingga melewati muara,” katanya.
Selanjutnya, jasad korban akan dibawa menuju kampung halamannya untuk dimakamkan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.












Discussion about this post