POLDA METRO JAYA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko Mengatakan sejumlah langkah untuk mencegah tindakan negatif seperti tawuran, Polda Metro pun menyiapkan strategi untuk mengantisipasi hal tersebut.
Pihaknya telah mengambil langkah mulai dari preemtif hingga preventif untuk menekan angka kejahatan lainnya pada bulan Ramadhan.
Ia juga menuturkan, total 2.000 personel diturunkan untuk menjalankan patroli selama Ramadan. Nantinya mereka akan melaksanakan patroli ke semua wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi aksi tawuran.
“Pagelaran pelayanan Polri khusus dari Polda Metro Jaya, sekitar 2.000 personel, baik dari Polda Polres Polsek seluruhnya turun dalam melaksanakan patroli,” kata dia.
Dalam hal preemtif Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai cara mulai dari program Polisi RW, Bhabinkamtibmas, Jumat Curhat hingga program Subuh Keliling.
“Penerapan sanksi pidana yang merupakan sanksi pamungkas (terakhir) dalam penegakan hukum,” jelas Trunoyudo dalam keterangannya, Minggu (26/3/2023).
“Kita menginginkan Jakarta menjadi rumah bersama dan nyaman serta aman dalam melakukan ibadah di bulan Ramadan,” pungkasnya.












Discussion about this post