Jakarta – Suasana demokrasi yang matang dan harmonis terus dibangun menjelang Pilkada Jakarta Utara 2024. Pada Rabu (25/09/2024), ruang Bahari lantai 14 Gedung Blok P Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi saksi komitmen kuat dari berbagai unsur masyarakat dalam mengukir sejarah politik yang damai dan bermartabat. Deklarasi Pilkada Damai yang digagas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara ini dipimpin langsung oleh Walikota Administrasi Kota Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim, S.I.P., M.Si., yang dengan penuh semangat menegaskan pentingnya persatuan dalam keragaman.
Setelah mengawali acara dengan mengumandangkan “Indonesia Raya”dan Mars Pilkada, serta pembacaan doa sebagai bentuk pengharapan atas berlangsungnya pemilu yang lancar, Ketua KPUD Kota Jakarta Utara menyampaikan informasi terkait menyeluruh tentang tahapan Pilkada tahun 2024. Menurutnya, segala persiapan, termasuk daftar pemilih, logistik Pemilu hingga penggunaan hak pilih pada tanggal 27 November 2024 harus dijalankan dengan transparansi dan keadilan.
Ketua Bawaslu menambahkan, “Bawaslu memiliki peran penting dalam menjaga integritas Pilkada melalui pengawasan dan pencegahan di setiap tahapan pemilu.” Beliau menegaskan bahwa semua proses harus berjalan sesuai peraturan yang ada, dari pendaftaran calon, proses kampanye, hingga pada penghitungan suara, untuk memastikan kredibilitas pemilu tersebut.
Dalam momentum tersebut, Walikota Jakarta Utara juga menyampaikan sambutannya yang mengandung pesan penting tentang kerukunan politik. “Pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian selama proses Pilkada serentak 2024,” ujar beliau, seraya mengingatkan bahwa setiap anggota masyarakat, terlepas dari afiliasi politik, harus menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi perbedaan. Pemerintah daerah, lanjut Walikota, sepenuhnya mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan tertib, seraya mendorong peningkatan partisipasi warga Jakarta Utara dalam menggunakan hak pilih mereka untuk masa depan demokrasi yang lebih baik.
Puncak dari deklarasi tersebut disertai ikrar yang diucapkan Tim Sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, penandatanganan deklarasi, dan sesi foto bersama, menandai satu langkah maju menuju penyelenggaraan pemilu yang damai dan demokratis.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Bobby Hefados, S.I.K., M.H., CPHR. kepada awak media ini menjelaskan bahwa pertemuan Forkopimko adalah upaya untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama Pilkada. Beliau menekankan, “melalui komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan, kami dapat berkolaborasi agar pelaksanaan Pilkada berjalan dengan damai, demokratis dan sukses.“
Hadir dalam acara ini para stakeholder dan penjaga kerukunan, termasuk Wakapolres, Kodim 05/02 Jakarta Utara, Kejaksaan Negeri hingga Korwil BIN Jakarta Utara, yang semuanya turut meneguhkan komitmen terhadap Pilkada yang damai dan adil. Kesamaan pandangan dan tekad ini menjadi simbol pengaruh positif Deklarasi Pilkada Damai, tidak hanya sebagai janji tapi juga tindakan nyata menjaga kestabilan politik dan demokrasi yang sehat di Jakarta Utara.












Discussion about this post