Kabupaten Bekasi — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui proses pengolahan lahan seluas 50 hektare untuk penanaman jagung pipil yang dimonitor langsung oleh Polsek Cikarang Pusat di kawasan Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan monitoring yang merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya ini melibatkan Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh bersama jajaran, termasuk Wakapolsek, Kanit Binmas, serta Bhabinkamtibmas setempat. Pengolahan lahan dilakukan pada tahap awal 25 hektare serta perluasan 25 hektare berikutnya sebagai bentuk optimalisasi lahan produktif.
Proses pengerjaan memanfaatkan alat berat berupa bulldozer untuk perapihan akses jalan kebun dan jalur panen, serta excavator guna melakukan cut and fill pada area perluasan lahan. Sementara itu, lahan 25 hektare yang telah dipanen sebelumnya dilakukan penyemprotan herbisida guna mengendalikan gulma sebelum masuk tahap pembajakan rotari dan tumixer.
Dari hasil pemetaan lapangan, rencana penanaman sementara dapat dilakukan pada 36,5 hektare lahan, sedangkan sebagian area lainnya masih memerlukan penanganan lanjutan akibat kemiringan tanah serta kondisi pH yang belum memenuhi standar budidaya.
Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat serta memperkuat ketersediaan pangan nasional.
“Program pengolahan lahan jagung pipil ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memanfaatkan lahan produktif agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar KBP Sumarni.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pangan, tetapi turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar melalui pelibatan tenaga kerja lokal.
“Selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga memberdayakan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 25 tenaga kerja dilibatkan, dengan rincian 17 orang melakukan penanaman jagung hibrida dan enam orang lainnya melakukan pembabatan serta pengumpulan tanaman pascapanen sebagai bagian dari persiapan lahan.
Kegiatan pengolahan lahan berlangsung lancar dan diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Mari sampaikan keluhan, masukan, maupun informasi secara langsung kepada Bunda Kapolres Metro Bekasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi.
📲 WhatsApp Bunda Kapolres
0813-8399-0086
☎️ Call Center Polri
110 (Khusus Kabupaten Bekasi)
📞 Pengaduan 24 Jam
0811-1939-110












Discussion about this post