Kabupaten Bekasi — Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter serta menjaga kondusivitas selama Bulan Suci Ramadhan, jajaran Polsek Cabangbungin melaksanakan kegiatan Police Goes To School di SMAN 1 Cabangbungin, Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra, Kanit Binmas IPTU Hadi Santoso, pihak sekolah, Bhabinkamtibmas, serta ratusan siswa dan siswi. Program pembinaan dan penyuluhan (binluh) ini mengangkat tema pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya tawuran, serta kenakalan remaja yang berpotensi meningkat selama Ramadhan.
Dalam penyampaiannya, petugas memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya kedisiplinan dalam belajar, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta keselamatan berlalu lintas, termasuk kewajiban menggunakan helm, menjaga kecepatan berkendara, dan tidak menggunakan knalpot bising.
Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menghindari tawuran, perang sarung, kebiasaan nongkrong hingga larut malam, serta berbagai tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Penyuluhan juga menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, pencegahan bullying, serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terprovokasi ajakan negatif.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan suasana penuh antusiasme. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk terus belajar, menghormati guru dan orang tua, serta fokus meraih cita-cita sebagai generasi penerus bangsa.
Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan langkah preventif yang efektif dalam menekan potensi kenakalan remaja sekaligus memperkuat nilai moral di bulan Ramadhan.
“Ramadhan adalah momentum pembentukan karakter dan pengendalian diri. Melalui Police Goes To School, kami mengajak para pelajar untuk menjauhi narkoba, tawuran, serta aktivitas negatif lainnya, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Sumarni.
Ia juga menegaskan bahwa peran sekolah, keluarga, dan kepolisian sangat penting dalam membimbing remaja agar tetap berada di jalur yang positif.
“Sinergi antara guru, orang tua, dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi pelajar. Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan, kedisiplinan, dan perdamaian di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pelajar mampu meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kenakalan remaja serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kedisiplinan, keimanan, dan tanggung jawab sebagai generasi masa depan.
Situasi kegiatan selama berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa.












Discussion about this post