Jakarta Pusat – Malam pertama Ramadhan menjadi momen penuh kekhusyukan bagi umat Muslim. Di saat sebagian besar warga memulai ibadah dengan doa dan harapan, aparat gabungan tiga pilar tetap berjaga menyusuri wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Patroli tiga pilar tersebut diawali dengan apel pada Rabu (18/2/2026) pukul 22.31 WIB di halaman Polsek Kemayoran. Kegiatan dipimpin oleh IPTU Sahuri Saputro dengan melibatkan delapan personel gabungan sebagai bagian dari Operasi Cipta Kondisi.
Usai apel, patroli dimulai sekitar pukul 22.46 WIB dengan menyusuri sejumlah titik di wilayah Kemayoran. Rute patroli meliputi Jalan Dakota Raya, Rusun Tahap 3, Jalan HBR Motik, kolong flyover HBR Motik, Jalan Benyamin Sueb, hingga kawasan Patung Ondel-ondel.
Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan guna mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, patroli juga menyasar potensi tawuran serta balap liar yang kerap muncul pada malam hari.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa patroli tiga pilar pada malam pertama Ramadhan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga rasa aman masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan yang sakral bagi umat Muslim. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Pol. Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H, menambahkan bahwa kegiatan patroli dilakukan secara preventif dan humanis.
“Kami fokus pada pencegahan gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar. Patroli ini juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, terutama di momentum awal Ramadhan,” katanya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)











Discussion about this post