Share

Redam Aksi Provokatif, Polsek Bojonggede Sebar Spanduk Pilkada Damai di Wilayah Hukum Polsek Bojongg Dalam Rangka Meredam Aksi Provokasi

BIDHUMAS – PMJ, Depok, Selasa, (04/04/2017)

 

Redam Aksi Provokatif, Polsek Bojonggede Sebar Spanduk Pilkada Damai di Wilayah Hukum Polsek Bojonggede.
Dalam rangka meredam aksi provokatif yang akhir-akhir ini marak jadi sorotan publik, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Khususnya Kepolisian Sektor Bojonggede Polres Kota Depok menyebarkan spanduk tandingan dengan seruan yang menyejukkan.
Selasa(4/04/2017)Jam ( 08.00 wib )

Pemasangan Spanduk Tandingan dengan seruan yang menyejukan di pasang di Halaman Mako Polsek Bojonggede agar Warga Masyarakat dapat mudah Melihat dan Membacanya.
Dalam spanduk yang kini jadi viral, aparat Kepolisian memberikan himbauan ‘Pilkada Damai 2017’. Masyarakat, terutama warga DKI Jakarta, dihimbau untuk bersama-sama mengantisipasi hal-hal yang tidak patut, seperti ujaran kebencian yang bisa melahirkan konflik internal.

Hati-hati, jangan mudah terprovokasi. Kita ciptakan Pilkada DKI aman & damai. Hidup tentram idaman setiap insan. Demikian tulisan dalam spanduk yang kini terpampang di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
Spanduk tersebut juga menghimbau warga untuk senantiasa menjalin silaturahim dan hubungan persaudaraan meski berbeda secara pilihan politik.

Pilihan boleh berbeda (tetapi) kita tetap bersaudara. Jalin silaturahim demi kedamaian bersama, bunyi tulisan spanduk lainnya.

Hadirnya spanduk-spanduk menyejukkan tersebut, warga setempat pun memberi apresiasi yang sebesar-besarnya atas upaya Kepolisian yang telah berusaha mendinginkan suasana menjelang pesta demokrasi DKI Jakarta putaran kedua.

Suasana Pilkada seperti mau perang saja. Tapi dengan hadirnya himbauan spanduk Pilkada damai ini suasana menjadi adem lagi.

Kompol Siswanto, SH turut menyayangkan atas beredarnya spanduk provokatif sebelumnya. Baginya, spanduk-spanduk provokatif tersebut hanya berdampak pada pecahnya kerukunan umat beragama.

“Di Islam tidak dibenarkan, gara-gara Pilkada saja kita jadi putus silaturahim, subhanallah. Mari kita sambung lagi tali silaturahim kita. Pilihan boleh beda dan tetap saling menghormati. Mari jaga persatuan dan kesatuan. Jangan mau Indonsia seperti ladang perang hanya beda pilihan politik,”

Leave a Comment